Disini aku cuma pengen ngeluarin uneg"ku tentang di lingkungan
sekitar dan teman" ku yg mungkin hanya kukenal lewat dunia maya (Cyber
World) ini, dan mungkin ini pernah terjadi kepada kita.
Aqidah
yang terobek hmm, mungkin kalian menganggap aku sebgai orang yg sok
suci, hypocrite atau apalah karena mengangkat tema ini di dalam notes
saya.. but, aku memang bukanlah makhluk yg suci tp aku adalah makhluk yg
perduli dgn sekitarku,, terserah dengan apa opini kalian tentang aku..
oke oke, mari kita bahas beberapa penyebab aqidah yg terobek.
1. Pacaran.
sebenernya
apa sih pacaran itu, aku tidak tau jelas tentang defenisi pacaran itu,
yg jelas sekarang ini yg sering kita lihat pacaran adalah proses
pengenalan antara Perempuan dan Pria yg bersatu dalm untaian semu kata
cinta, dan sering dijadikan sebagai senjata untuk memuaskan nafsu
semata.
Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng”injak-injakan” atau pen”jaja”an.
Tapi
yang parahnya ketika pacaran itu mengalami perpisahan karena sang pacar
memutuskan sepihak, atau sang pacar pergi meninggalkan kita karena ada
Pihak ketiga atau dianya selingkuh, kita sering sakit hati, frustasi,
bahkan ada di antara kita sering mengeluh "untuk apa ibadahku selama
ini, jika Engkau tidak menjaga cintaku dengan dia, Engkau begitu kejam
and bla bla bla". bahkan yang dulunya dia perempuan berjilbab dan selalu
bertutur kata yang baik kini berubah menjadi perempuan" yang tak
ubahnya seperti pecun" yang tiap malam mangkal dijalanan
(Astaghfirullah). padahal hikmah dibalik itu adalah mungkin dia bukan yg
terbaik utk kita.
Coba kita sekali" memposisikan diri
dari orang yang pergi jangan yang ditinggalkan, pasti kita akan menerima
dengan lapang dada, lah gimna caranya?
Misal gini aku punya
cewek, dan cewek itu merasa dia harus pergi meninggalkanku karena aku
terlihat tidak serius dengan dia atau dengan alesan dia tidak pernah
merasakan kenyamanan, nah coba posisikan anda ke dia, pasti anda juga
melakukan yang sama. untuk itu posisikan diri kita terhadap orang yang
ninggalin kita jgn slalu memposisikan diri sebagai org yg di tinggalkan.
*Ketika PUTUS CINTA*
ketika kau muda, semuanya ini
terasa seperti kiamat.
Ini adalah permulaan.
Kau mungkin akan bertemu beberapa
bajingan lagi...
tapi satu hari nanti kau akan bertemu
seseorang...
yang memperlakukanmu dengan cara
yang pantas kau diperlakukan.
Seperti matahari terbit dan terbenam
bersamamu.
Notes:
Orang yang berjilbab emang belum tentu bagus akhlaknya, tapi setidaknya
dia mengerti akan aurat dia, dan itu jauh lebih baik dri orang yang
tidak memakai jilbab yg setiap hari selalu mengumbar auratnya,
mempertontonkan bentuk tubuhnya kepada pria" yang menatapnya dengan
penuh nafsu, dan dia melanggar perintah Allah, bukankah didalam Al-Quran
dalam surah
(QS.24:31) Allah Berfirman.
Artinya : "Katakanlah
kepada wanita yang beriman: ""Hendaklah mereka menahan pandangannya,
dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan
perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah
mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan
perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah
suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka,
atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara
laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau
wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau
pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap
wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan
janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang
mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai
orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."
2. Kegagalan
Jujur
aku juga pernah khilaf dengan makna kegagalan. Bingung, mengeluh dll,
tp alhamdulillah aku masih bisa mempertahankan imanku, tidak sampai
terjebak di minuman keras dan drugs.
semangkin dewasa usiaku
semangkin mengerti makna kegagalan. kita pasti sering dengar kegagalan
adalah keberhasilan yang tertunda dan Allah pasti akan menggantinya
dengan yang lebih baik lagi.
Dulu aku sulit banget
menerjemahkan makna itu sesungguhnya tapi kini semangkin banyak
kegagalan yang menimpaku semangkin mengerti tentang makna itu bahwa
Allah selalu menggantinya dengan yang lebih baik lagi. Banyak
dilingkungan kita yang tidak mengerti tentang makna kegagalan
sesungguhnya, sehingga dia selalu terjebak dalam lingkaran Iblis yang
selalu menyesatkan dan pastinya selalu berdampak buruk untuk
perkembangan kedepannya.
Solusinya?
Sebenernya
kita sudah tau solusi tentang masalah" ini tapi kitanya ajanya selalu
menutup hati kita dari fakta yang ada, fakta tentang kebaikan untuk kita
kedepannya,, ingatlah Allah itu takkan pernah memberikan ujian kepada
hambanya melebihi kemampuan hambanya.. Allah itu Maha adil..
So, Mari kita selalu memposisikan diri kita dari sisi yang pergi jangan posisi yang ditinggalkan, karena itu jauh lebih baik..
Kritikan dari tulisan yang jauh dari kata sempurna ini ditunggu lho :)...
kalau ada yang pengen nambahin silahkan karena itu jauh lebih baik :)...