Pages

Selasa, 08 Mei 2012

Bercinta dengan kata kata

biarkan sejenak aku menatap indahnya matamu
melihat binar kebahagiaan dari indahnya bola matamu

menatap wajahmu dengan rona merah dipipimu
tersenyum malu terbenam dalam kebahagiaan...

ah begitu senangnya hatiku ketika melihatmu tersenyum tulus seperti bayi polos tanpa dusta..
apakah ini yang namanya benih" cinta?

hahaha,,, aku hanya bisa tertawa
menertawain kebodohanku karena ingin slalu mengetahui tentangmu
tentang kabarmu, tentang apa yang kau lakukan setiap hari
tentang rutinitasmu,,, ah kenapa aku jadi begitu memperdulikanmu..
padahal aku tau kau hanya pelangi yang tak mampu aku raih...
ah, biarlah aku memberikan perhatianku kepadamu
biarlah semua ini berjalan tanpa ikatan...

kau bagiku ibarat air zam zam yang bening
tapi aku bagai air sungai yang setiap hari orang membuang sampah kepadaku...
hahaha... ya ya aku hanya sebuah tong sampah.
tempat semua orang membuang kekesalan kepadaku...

bodohkah aku yang mencintaimu begitu dalam?
untuk saat ini aku tak mau terbuai dengan janji-janji manis tentang cinta.
aku hanya ingin terbuai dengan indahnya senyummu...
bercinta tentang keindahan bersamamu...
menyatu seperti sandal jepit...

hahaha,,, aku ingin merajut cinta dan kasih sayang di kehidupan ini bersamamu
berharap kita seperti sandal jepit yang tak terpisah walau hamparan dusta menghiasinya
terlalu tinggikah angan-angan ini?
entahlah hanya Tuhan yang tau...

jangan bersedih lagi gadisku

kau seperti embun yang membawa kedamaian
kau seperti sunrise yang indah dan hampir semua manusia menyukainya
kau seperti sunset yang menghibur setiap orang ketika seharian lelah bekerja
dan kau seperti rembulan yang memberi terang dalam gelapnya kehidupan...

Semangat

Keep Fight

Bercengkarama Dengan 4L4Y

lagi enak-enak buka facebook, tiba-tiba ada yang nyamperin di chat.

- YunEeD Mir4cL3. -

Gue sempet mikir, ini nama orang atau judul ceramah.
Ah, yang jelas gue ga kenal.
Gue baca dia bilang apa.

“HueY„„”

Begitu katanya.
Gue analisa sejenak.. dan..
KURANG AJAR!
Dia ngatain gue mirip Baby Huey..!
Kampret!
Gue diemin.. sabar…

tapi tiba-tiba,

“U S14pA?”

Masih gue diemin.
Kali aja dia khilaf, pikir gue. Tapi,

“D1MN„??”

Nahlo.
Kenapa dia order plat nomor ke gue!
Karena gue pikir dia salah orang, masih tetep gue diemin.
Padahal tadinya gue mau bales : “B 3 GO!”

Tiba-tiba,

“KM N4Q Mn„?”

E buset!!!
Itu apaan?
Merek kapal laut apa pesawat? Ck.
Gue pengen jawab, “Anak Gg. sebelah”, tapi dosa kalo bo’ong.
Ah, gue diemin dulu. Kali aja dia lagi didampingin guru les komputer.
Gue masih sabar.

Tiba-tiba lagi,

“sOMB0n9 Do54 tAuU’„”

Wah.
Bener juga ceramahnya.
Gue ga boleh sombong. Gue langsung jawab tanpa ragu,

“Maaf baru bales, tadi abis berendem di wastafel.”
Balesan gue ngawur seada-adanya.

“OoUuwW..
AbiS MnDi iAcH„??”

Nahlo. Dia nyangka beneran.
Arghhhhhhhhh…!
Ni anak brojol di mana sih???
Jangan-jangan dia kalo cuci tangan, di bath-tub lagi??????????
Terus gue bales sambil mata memicing,

“Iya.” Singkat gue.

Terus, dibales lagi sama dia,

“HuHUuuuhuuHuu„„„”

Jiaaaaaaah.. Kenapa ga ‘guk-guk-guk-guk’ sekalian!
Gregetan gue!!!
Udah ah, gue diemin aja.
Kali aja dia tobat kalo gue diemin.
Tapi,

“LuM Bo2 iAcHH?” Dia nanya lagi.

Gue emosi.
Kalo gue tidur, mana bisa gue ladenin nih mahluk bulan satu!
Sumpah, otaknya mencar.

“Udah pernah!” Jawab gue.

“H!h!hiii„„” Dia bales.

Pas dia bales gitu, gue langsung telpon temen gue, minta bacain ayat kursi.
KUNTILANAK SIALAAAAAAAAN!!!!!

Belum cukup sampe di situ, dia bales lagi.
Katanya,

“U Lcu J9 iAcH..„”

Aduuuuuuuuuuuuuuh.
Gue pasrah. Yang terjadi biarlah terjadi.

“u kUL or CkuL„?”

Oh, dewi langit.. samberlah dia dengen geledek!!!!!!!!!!
Sumpah. Nyerah.
Kesel. Tapi gue harus ramah.
Ya, ramah.

“Kuliah. Lo?” Bales gue, tenang. (Berusaha tenang).

Tapi anjos, balesannya bikin nyamuk demam berdarah diet, kecoa-kecoa pada mens dan beberapa laler, mohawk.
Katanya,

“OuWw„ QiR4in KerJ4„”

Heloooooooooo…!
Kalo lo ngira gue kerja, kenapa pake ada acara “KUL CKUL” segalaaaaaaaaaaa!!!!!
Ini gila, my friends!
Gue bales sambil ngeremes layar,
“GUE UDA PENSIUN!”

Eeeeeeeeeeeeeh, bukannya introspeksi, dia malah menjadi-jadi.
Balesnya,
“m4N9 dlU KrJ4 aPH„?”

Ya Tuhan, AMPUN!!!
Kenapa hambamu yang berdosa ini terus dihadapkan cengcorang buncit macam iniiiiiiiiiiiiiii!
Astaga naga cacing uler anaconda!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Gue langsung ber-ikhtiar, abis chat sama dia nanti, gue mau rajin kuliah.

“Ngerjain anak kecil yang bandel-bandel.” Kata gue sambil mewek.

Tapi ternyata dia masih belum cukup buat gue nangis terkejer-kejer, dia menjawab,

“OuwwW„
bEBhy SuStER dUNkzZ„„
h!HIhi„”

HAH, SUSTER???
4@$^@$^@$&…….!
EH, UBUR-UBUR JANDE!
KENAPA GA SEKALIAN LO BILANG GUE BIDAN! (Gremet gue dalem hati, gejolak gemes mengitari).
Gue langsung bales. Ngetiknya ngebut,
“Iya.
Nih makanya ngesot-ngesot!”

Eh, emang dasar nisan kuburan bencong!
Ga ada ngerti-ngertinya sedikitpun.
Dia malah ngebalesnya garing.
Gara-gara balesannya, terhitung ada 12 keong racun didropout dari kampus.
Katanya,

“HuFftt„
K4c!An IaCh U„„„, “

Sumpah.
Gue pengen niup balon, terus gue ledakin di kupingnye!

Namun muzizat terjadi,

“EhH„
W oFf dLu iAcHhh„
B5k nJUt l9„”

EH BUSET!
Dia ngajak ‘njut-njut’an.

“bIS nGuAnTuKK Ciii„ h!hiHIHI„,”

BODO AMAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAT!
Anjrot ye!
Tu bis pasti nabrak trotoar, gara-gara dia!
Alhamdulillah deh ye, lu cabut.

“GoODNigHT„ cWitt dLeemH„
cEE y0u„”
-offline-

GUBRAK!!!!!!!!!!!!
Cicak di dinding langsung kayang dan ikan sepat overdosis.
Ampun!!!


**THE END**
Akhir kata, menulislah dengan baik. Setidaknya, hurufnya asik.

gOOdbyE, CwiT DLEEm!!!!!!!!

Kamis, 27 Januari 2011

Hidup Ibarat Permainan Catur

dari judulnya saja sudah ngacau nih tapi kali ini saya mencoba menulis tentang permainan catur dan kehidupan sehari-hari.

Disini Saya membagi menjadi 3 bagian.

Bagian pertama : awal permainan.

Awal permainan saya ibaratkan dengan kita mulai dilahirkan di dunia ini, jika didalam permainan catur kita mulai memainkan satu buah bidak catur dan mulai menyusun penyerangan atau pun pertahanan, nah klw didalam kehidupan kita mulai belajar telungkup dan setelah itu mulai berjalan. mulai berjalan berarti kita mulai berjuang untuk bertahan tetap hidup. kita anggap player (sang pemain) IBU, didalam permainan catur pemain memikirkan gimana caranya agar dia tidak mati sebelum berjuang sampai akhir permainan, sedangkan didalam kehidupan ibu yang memikirkan kita gimana caranya kita tumbuh dengan baik dan sehat serta mengajarkan kasih sayang agar kita bisa bertahan di dunia yang serba munafik ini. ibu juga memikirkan gimana kita tidak pernah putus asa untuk menghadapi semua masalah yang ada, dari mulai kita belajar berjalan sampai kita bisa berlari.

Bagian Kedua :

Pertengahan permainan : biasanya kalau dalam permainan catur dalam tahap ini serangan atau pertahanan sudah mulai kokoh dan mulai mapan, sudah mulai ada yang mati karena harus mempertahankan sebuah kata kemenangan dan kita pasti akan terus berjuang tanpa pernah kata menyerah. begitu juga hidup dalam tahap ini saya ibaratkan dengan fase remaja sampai dewasa, dalam fase remaja sampai dewasa pasti kita sudah merasakan kehilangan seseorang yang kita cintai, tapi kita jangan pernah menyerah, kita harus ingat kehilangan sudah pasti mati tapi harapan jangan pernah mati. dalam permainan catur bila ada bidak catur lawan yang mengancam kita pasti tidak akan pernah jalan kembali selama jalan didepan masih bisa kita tempati atau ada cela tapi jika tidak memungkinkan kita kembali ke posisi yang aman dan mengatur ulang strategi baru untuk mencari celah menghancurkan lawan.

Begitu juga hidup bila ada masalah menghadang kita harus tetap hadapi pantang mundur sebelum menaklukkan masalah itu, tapi bila kondisi tidak memungkinkan tidak ada salah nya kita mundur dan mengatur strategi kembali untuk mencari letak kesalahan kita, lalu memperbaikinya untuk menentukan sikap selanjutnya.

Jangan pernah terpaku dengan masa lalu, karena tidak ada teknologi secanggih apapun yang bisa mengembalikan kita kemasa lalu, hidup itu harus realistis jika belum kita mencobanya jangan pernah menyerah dan jangan pernah mengeluh akan keadaan. banyak dari orang-orang yang sukses malah berhasil dengan keadaan yang apa adanya, jadikan keterbatasan untuk memacu kreativitas kita.

Bagian Ketiga :

Akhir dari permainan : dalam fase permainan catur biasanya sudah mulai kehilangan keseimbangan karena mulai banyak kehilangan bidak catur, dan pertahanan mulai tidak kokoh, atau jika kita pintar memainkan permainan catur bidak yang kita miliki bisa lebih banyak dari bidak catur yang dimiliki oleh lawan, dan dalam tahap ini adalah akhir dari perjuangan kita, kita bisa mengatasi semua serangan lawan dan membalikkan keadaan sehingga kita menang melawan dia. atau kita akan mati jika kita salah melangkah.

Dalam kehidupan juga demikian, dalam fase akhir saya ibaratkan fase dewasa hingga masa tua, setelah kita pasti sudah mulai bisa menyelesaikan masalah satu demi satu yang terus mendera kita, dan masalah yang ada membentuk pola pikir kita menjadi lebih dewasa dalam menghadapi masalah, dalam fase ini kita mulai tidak gegabah dalam mengambil setiap keputusan atau setiap langkah yang akan kita jalani. dalam fase ini kita mulai berkeluarga dan mulai memikirkan perjuangan untuk menghidupi keluarga kita (kerajaan kecil kita), jika kita salah melangkah maka akan hancur semua apa yang kita perjuangkan selama ini. dan dalam fase ini pekerjaan kita sudah mulai mapan atau usaha kita mulai membuahkan hasil yang positif, kita mulai bisa menikmati jerih payah kita semasa muda dulu, hidup dengan kebahagiaan dan kita hanya menunggu hidup kita berakhir, atau jika kita tidak bisa berjuang melawan kerasnya hidup dan semasa muda dulu kita malas belajar maka didalam fase ini kita akan hidup dengan masa kebodohan, suap sana sini untuk mendapatkan sesuatu. hingga kita mati dalam kesengsaran.

dah ah itu aja yang bisa ku tulis,, dah mulai ngacau soalnya nih tulisan :D

Never walk back.

26 Januari 2011

Created By Ade Kurniawan (Akran Mogerz)

Kamis, 20 Januari 2011

Confuse

apakah alasan kenyamanan jadi keputusan untuk

meninggalkan org yg kita cintai?

apakah tidak bisa dibicarakan dengan kejujuran?

kenapa ada rasa sakit bila ada rasa bahagia?

kenapa ada rasa benci bila ada rasa cinta, sayang dan kasih?

oh fuck,, aku benci rasa sakit... aku ingin sembuh dari rasa ini.

kenapa kau tinggalkan luka yang begitu dalam kepadaku...???

anjinglah..........

Alone

Berkelahi dengan sepi,

Menyendiri disudut ruang sunyi.

Bersujud kepada sang pencipta

memohon ampun akan dosa yg trcipta.

Bersyukur akan karunia Allah yg tak trhingga

Allah bgitu baik denganku

Aku di anugrahi keluarga yg bgitu baik,

Sahabat yg luar biasa, dan cobaan hidup yg bgitu indah.

Terima kasih Ya Allah karena Kau selalu ada disisiQ.

Engkau Tau apa Yang aku butuhkan karenanya Engkau slalu hilangkan apa yang membuatku sakit..


Created : Ade Kurniawan

Rabu, 08 Desember 2010











Jumat, 26 Februari 2010

secangkir kopi dan pemimpi

Lagi-lagi secangkir kopi menjadi sahabat malam ini,,
Aku perlu waktu lebih untuk sekedar berimajinasi..
melampaui semua kata-kata dalam khayalan,,
melintasi akal pikiran untuk semua keinginan..

Ya,,Aku seorang pemimpi..
Pemimpi yg tidak perlu tidur untuk selalu bermimpi,,
Ya,,Aku hanya punya kopi..
Kopi yang selalu setia menemani hingga pagi..

Seperti menjadi simbol kesendirian
Seakan nyata dan menyatukan pikiran
Seperti terjaga pada suatu ilusi
Membentuk suatu inspirasi
atau sekedar introspeksi,-
,,

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More